BI Luncurkan Layanan Digital Kito Galo Sinergi Memajukan Ekonomi Sumsel

50

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Bank Indonesia Hadirkan Digital Kito Galo, Permudah Transaksi Lewat Layanan Tehnologi Digital, Teknologi digitalisasi manfaatnya sangat dirasakan di segala bidang. Dengan pemanfaatan digitalisasi akan mempermudah dalam kehidupan manusia di berbagai sektor.

Untuk itulah Bank Indonesia Sumsel meluncurkan layanan Digital Kito Galo pada Rabu (1/12) di Arista Hotel Palembang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (Bl) Sumsel, Hari Widodo, mengatakan kegiatan ini guna memperluas dan mendukung implementasi Elektroniflkasi Transaksi Pemerintah (ETP) dan digitalisasi ekonomi daerah.

“Bank Indonesia membentuk enam TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah). Semoga dengan adanya digitalisasi ini bisa memajukan ekonomi Sumsel,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, Hari juga mengatakan lewat layanan digital ini dapat mempermudah semua transaksi perbankan, transaksi semua tercatat dengan baik dan pasti besar manfaatnya.

Meskipun diakuinya jika saat ini layanan QRIS baru mencapai 96 persen yang mana 65 persen transaksi QRIS masih terkonsentrasi di kota Palembang, baru sisanya sekitar 3 persen di kota kabupaten yang ada di Sumsel seperti Banyuasin, Prabumulih, Muaraenim, Lahat dan kota kabupaten lainnya.

“Untuk itulah saat ini kita terus meningkatkan edukasi literasi kepada pemerintah, masyarakat dan para pelaku umkm khususnya mengenai layanan digital tersebut,”kata Hari usai kegiatan opening ceremony Festival Ekonomi Keuangan Digital “Digital Kito Galo”, Rabu (1/12/2021).

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Mawardi Yahya, saat menghadiri opening ceremony Festival Ekonomi Keuangan Digital “Digital Kito Galo”, di Ballroom Hotel Arista, Rabu (1/12/2021).

Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan ini, mengusung Tema “Sinergi Akselerasi Ekonomi Keuangan Digital, Sumsel Maju untuk Semua Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

“Metode pembayaran secara digital dianggap lebih aman, praktis, dan efisien,” ujar Mawardi Yahya.

Mawardi mengatakan, Pemerintah melalui Bank Indonesia gencar mensosialisasikan pemanfaatan digitalisasi pembayaran. Dalam bidang ekonomi keuangan, berupaya agar transaksi keuangan dapat dilakukan dengan tekonologi digitalisasi.

“Bank Indonesia telah mensosialisasikan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), yaitu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya,” ujarnya.(VIN) EDITOR/POSTING : MALVIN MA 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here