Disbudpar PALI Mengadakan Rapat Pemangku Adat Sekecamatan Talang Ubi

270
Metropolisindonesia.com,Pali Acara kegiatan rapat pertemuan pemangku adat tahun 2018, ditingkat kecamatan talang ubi Yang di selenggarakan di kantor seketariat pemangku adat marga di Jl. Merdeka bukit tudung kelurahan talang ubi barat, kabupaten penukal abab lematang ilir (pali).Selasa (10/4/)

Yang dihadiri oleh 80 orang pemangku adat, dan beberapa tamu undangan lainya. Dalam acara ini Drs Supriyatno selaku kepala dinas kebudayaan dan pariwisata yang diwakilkan kepada kabid kebudayaan ibu Filomina Emawati S.pd M.si, untuk membuka acara rapat.
Kabid kebudayaan Filomina Emawati S.pd M.si, mengatakan dalam pembahasan rapat kali ini, dia meminta maaf karena kadin disbudpar tidak bisa hadir, beliau sedang mengikuti rapat paripurna
Setelah itu dia langsung membahas sosialisasi uud no 5 tahun 2007 tentang kemajuan kebudayaan, jadi jelas dalam uud itu. Ada pembahasan tentang adat istiadat kemajuan obyek kebudayaan, kalau pada dasarnya banyak sekali seperti manuskrip, litus, adat istiadat, seni, acara tradisional, kesenian rakyat dan ada cagar budaya.
Jadi untuk rapat kali ini kita mengambil poin ketiga tentang adat istiadat, kompilasi kebudayaan bumi serepat serasan ini. Seperti bagaimana tata carah melamar hingga sampai kejenjang pernikahan, entah itu dari manapun, dari suku manapun, apa bila masuk ke kabupaten pali maka wajib bagi para laki – laki yang ingin melamar anak gadis di bumi serepat serasan, harus membawa sekaporsiri.’ucapnya.
Sekaporsiri ini wajib di bawa, semacam ada sala satu pemuda yang ingin melamar anak gadis entah itu pemuda kabupaten pali atau dari luar kabupaten pali, harus membawa sekaporsiri ciri has adat istiadat di bumi serepat serasan untuk sebuah pernikahan.
Ketua pemangku adat H Sedi Suhandi menyampaikan kepada para pemangku adat ketika ada perayaan Hut RI ataupun Hut kabupaten pali, maka seluruh pemangku adat wajib menggunakan pakai seregam mereka, jangan malu menggunakan pakaian seragam yang sudah ada jadi untuk tahun ini baju seragam pemangku adat di ganti dengan baju baru, dengan warna yang berbeda dari yang sebelumnya.
Di tempat terpisah Filomina Emawati S.pd M.si, kabid kebudayaan ketika di tanya oleh awak media perihal ada sebuah situs peninggalan seperti candi di salah satu desa di bumi serepat serasan selain di desa tanah abang, maka dia mengatakan itu baru prediksi bahwa memang di desa tambak ada ciri – ciri peninggalan situs semacam candi. Tapi hal ini belum kita kaji, baru dalam kasat mata bahwa ada bekas seperti candi. Karena membuat sebuah kajian tidak gampang tidak mudah membalikan telapak tangan, membuat sebuah kajian itu kita harus mendatangkan arkiolog dan tim – tim ahli lainya.pungkasnya.(noralita)
Editor : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here