MetropolisIndonesia.com,Ogan Ilir – DPRD kab Ogan Ilir Akan melaporkan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Ogan Ilir yang diduga bermasalah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa diusut tuntas.

Sebagian besar proyek yang ada di Kabupaten Ogan Ilir diduga kuat bermasalah dan dikerjakan asal jadi guna meraup keuntungan pribadi oleh oknum tertentu.Seperti halnya yang terjadi pada proyek peningkatan ruas jalan SP.Kilip – Tanjung Temiang Kec.Tanjung Raja

panjang proyek ini diduga bermasalah sejak th 2017 yg mana peningkatan jalan sepanjang 3 KM ini dahulu dikerjakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dg nilai kontrak lebih dari 2 Milyar yg dilaksanakan oleh PT. pandu nugraha tidak selesai, walaupun sudah dianggarkan perencanaan Rp.65 juta dan pengawasan Rp. 100 juta, namun tahun ini dikelolah oleh PT.Lebung Karang Sakti dengan nilai kontrak mencapai Rp.5.899.900,000 tahun 2018.

Yang baru saja selesai dibangun namun dalam pengerjaannya diduga kuat tanpa mengutamakan mutu dan kualitas bangunan serta diluar RAB.

Karena dari hasil sidak rombongan anggota DPRD Ogan Ilir, Afrizal, Azmi Hadi, Armin, Sonedi, Rizal Mustopa, Rahmadi Djakfar, Amir Hamzah dan rekan lainnya, Senin (10/09) diduga telah terjadi pengurangan volume kegiatan seperti ketebalan dan ketinggian bangunan.Yang dikerjakan hanya berupa polesan batu agregat yang dihampar secara tipis sehingga  daya tahan kekuatan proyek tidak akan lama. Rombongan ini pun menilai ada kongkalingkong atau main mata antara pihak-pihak tertentu guna melancarkan aksinya dalam meraup keuntungan.

Dengan sigapnya para rombongan ini pun kemudian mencongkel proyek tersebut guna memastikan jika memang proyek tersebut diduga kuat bermasalah.

Kedepan pihaknya dengan tegas mengatakan akan mengusut tuntas proyek yang bermasalah sampai ke KPK karena sudah menyangkut keuangan Negara.

Sesuai UU No.31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dan PP No.105 tahun 2000 tentang pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Keuangan Negara.

Serta PP No.71 tahun 2000 tentang tata cara dan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

“Sepertinya sudah saatnya KPK turun ke Ogan Ilir agar Kabupaten Ogan Ilir bisa dibersihkan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi Ogan Ilir yang lebih baik”, ujar Sonedi serius.Komisi III DPRD Ogan Ilir ini pun menyatakan jika pihaknya tidak akan segan-segan mengusut tuntas semua proyek yang diduga bermasalah hingga ke rana hukum siapa pu itu tidak bisa lepas dari hukum.

Reporter : Yasandi

Editor     : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here