Identitas Mayat di Dalam Selokan Depan Kantor Gubernur Sumsel Terungkap

224

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Heboh Kabar penemuan mayat di dalam selokan di depan kantor Gubernur Sumsel tadi pagi langsung terdengar ke telinga keluarga. Alhasil, identitas korban akhirnya terungkap.yang Langsung

Korban diketahui bernama Lucas Buyung (50), warga Jalan Kapten Anwar Sastro, Lorong Kulit, Kelurahan Sungai Pangeran, Ilir Timur I, Palembang. Lokasi penemuan mayat korban dengan kediamannya terbilang dekat. Hanya dipisahkan kantor Gubernur Sumsel dan jalan raya.

Identitas korban tersebut berdasarkan pengakuan anak pertamanya, Lusi, yang datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Dia memastikan korban adalah ayahnya.

“Ini benar ayah saya,” ungkap Lusi.

Dia menceritakan, ayahnya pamit pergi ke gereja Santo Yoseph di Jalan Jenderal Sudirman yang tak jauh dari TKP, Kamis (31/10) sore. Keluarga sempat mencari keberadaan korban karena tak kunjung pulang hingga pagi tadi.

“Semalam kami cari-cari, tidak ketemu. Pas lihat ada penemuan mayat di media sosial, saya cek dan saya kenali ciri-ciri dan wajahnya, makanya saya memastikan datang ke kamar mayat,” ujarnya.

Sepengetahuan Lusi, korban tak memiliki musuh. Dia berharap polisi mengusut kasus ini untuk mengungkap penyebab kematiannya dan jika dibunuh pelakunya dapat diringkus.

“Kami curiga ada jeratan di lehernya, kenapa bisa seperti itu,” kata dia.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, hasil visum dokter belum keluar. Hanya saja, dari pemeriksaan awal kuat dugaan kematiannya karena bunuh diri.

“Itu baru dugaan, tetap kita selidiki,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, warga dan pegawai perkantoran di sepanjang Jalan Ahmad Rivai Palembang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam selokan di depan kantor Gubernur Sumsel. Polisi masih mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Korban pertama kali ditemukan tukang parkir, Jumat (1/11) pagi. Posisinya telungkup di permukaan air got. Saat diangkat terdapat lilitan tali di lehernya. Korban masih mengenakan kaos dan celana biru.(MI33)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here