Lima Perampok Sadis Berhasil diringkus Polres OKI

236

METROPOLISINDONESIA.COM,KAYUAGUNG – Lima orang perampok sadis di wilayah Desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan berhasil diringkus oleh tim Macan Komering Polres OKI. Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM didampingi Waka Polres Kompol Janton Silaban SH dalam press release mengungkapkan, kelima perampok itu adalah Joko Purnomo (42), Suharyono alias Tejo (36), Wahyu Kurniawan (19),  Antoni Sujarwo alias Aan (35) dan Rozaini alias Jay (29).

Awalnya petugas meringkus tersangka Wahyu  pada Kamis (1/8/2019) lalu sekira pukul 14.00 wib di jalan poros Desa Sp 1 Bumi Harapan Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten OKI. Wahyu ditangkap oleh tim buser yang dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Afif Widhi Ananto.
Selanjutnya, dilakukan pengembangan terhadap empat pelaku lainnya. Pada saat menangkap tiga pelaku Suharyono, Joko dan Wahyu, melakukan perlawanan untuk berusaha melarikan diri. Sehingga dilakukan tindakan tegas (ditembak,  red)  dan terukur terhadap ketiganya.
” Dalam aksinya tehadap korban Paul Hasudungan Hutabarat peran mereka berbeda-beda, sambil membawa senjata api dan senjata tajam dan tak segan-segan melukai korbannya,”jelas Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Agus Prihardinika SH, Jumat (9/8/2019).
Dijelaskan kapolres, untuk kronologis kejadian terhadap korban pada Sabtu 20 Juni 2019 lalu sekira pukul 01.00 Wib di Desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam. Pada saat itu korban sedang menonton Tv, para pelaku langsung dobrak pintu belakang rumahnya.

Selanjutnya, para pelaku langsung masuk ke dalam rumah sambil mengacungkan senpi ke arah muka korban. Sambil minta ditunjukkan tempat penyimpanan uang. Tentu saja korban ketakutan. Dia langsung menunjukkan tempat penyimpanan uang dengan jumlah Rp 52 juta yang berada dalam brangkas di kamarnya.
Setelah akan membawa kabur hasil jarahan, masih kata kapolres,  para pelaku berhasil menemukan berangkas milik istri korban. Mereka memaksa istri korban membuka brangkas yang berisi Rp 21 juta. Selain itu juga menemukan surat-surat kendaraan, perhiasan gelang istri korban sebanyak 3 buah. Cincin 5 buah, 1 kalung. Sebelumnya pelaku telah menikam bagian paha istri korban sebanyak 1 kali, juga ambil 4 unit Hp korban. ” Tak hanya itu para pelaku mengumpulkan korban, istri korban dan anaknya lalu mengikat kaki dan tangan dengan tali tas dan usb,”terang Kapolres.
Kemudian, para pelaku mengambil kunci motor dan salah satu seorang pelaku membawa motor Honda Vario hitam milik korban. Dalam aksinya pelaku ini gunakan topeng atau penutup wajah.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian senilai Rp 200 juta. ” Para pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres OKI bersama barang bukti, termasuk tiga pucuk senpira dan dua bilah senjata tajam,”ucapnya. Kapolres menambahkan, perbuatan tersangka akan dijerat dalam tindak pidana Pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (Tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here