Makin Gencar Berantas Kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading)

89

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Acara Giat Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang dilaksanakan Rabu 23/2/2022, bertempat di Terminal Alang-Alang Lebar,dengan tema  “Menuju Indonesia Bebas Over Dimensi dan Over Loading (ODOL) Tahun 2023”

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Muhammad Fahmi,ST.,M.M.Tr mengatakan untuk mengoptimalkan upaya pemberantasan kendaraan ODOL di sepuluh bulan terakhir menuju target Indonesia Bebas ODOL 2023 yang harus selesai pada awal Januari tahun depan.

Gaung berantas kendaraan ODOL kian santer terdengar di telinga masyarakat, terutama di dunia transportasi.
BPTD Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung bersama dengan TNI-Polri telah sepakat untuk mendukung sepenuhnya pemberantasan kendaraan ODOL di wilayah Provinsi Sumatera Selatan maupun Bangka Belitung.

Pengawasan dari hulu ke hilir juga terus dilakukan, mulai dari menumbuhkan kesadaran bahaya kendaraan ODOL kepada pengelola jasa transportir, perusahaan karoseri maupun pihak Agen Pemegang Merk (APM), melakukan sosialisasi dan pembinaan ke karoseri, APM, bahkan pengemudi, serta pemberian sanksi tegas bagi pihak-pihak yang tertangkap melakukan pelanggaran.

Sebagai bentuk konsistensi serta bukti nyata dukungan penuh, BPTD Wilayah VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melakukan Normalisasi Kendaraan ODOL milik perusahaan ekspedisi yang secara sadar mengaku bahwa kendaraan nya over dimensi. Tidak hanya itu, pimpinan PT. Multi Express yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Angkutan Truk dan pimpinan PTD. Artha Jaya juga turut mendukung penuh upaya memberantas kendaraan ODOL.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Penumpang Tipe A Alang-Alang Lebar KM.12 yang di hadiri oleh para stake holder terkait.

Gema Berantas ODOL semakin kuat, dibuktikan dengan hadirnya pihak TNI-Polri, Pimpinan Agen Pemegang Merk, Pimpinan Karoseri, Asosiasi Transportasi dalam kegiatan ini.

Kepala BPTD Wil. VII Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Muhammad Fahmi mengatakan bahwa kedepannya nanti akan terus bersikap tegas terhadap pelanggaran kendaraan ODOL dan tidak akan memberikan toleransi apapun bagi pelanggar kebijakan.

Mari bersama-sama berantas ODOL, sadar keselamatan dan patuhi aturan berlalu lintas, menuju Indonesia Bebas ODOL 2023. Indonesia selamat, Indonesia bebas kendaraan ODOL!.Ujarnya.

Direktur Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP) Kementerian Perhubungan Ir.Junaidi, MM mengatakan salah satu langkah yang saat dilakukan adalah mendorong perusahaan angkutan barang untuk dapat menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Barang.

“Salah satu masalah yang dihadapi oleh penyelenggara angkutan barang adalah kendaraan yang overdimensi dan overload atau ODOL. Saat ini kami sedang mendorong penerapan sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Barang.

Penerapan sistem tersebut menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan aspek keselamatan dari angkutan barang.

“Jadi melalui sistem itu di mana setiap perusahaan angkutan wajib membuat, melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan”.Pungkasnya.(MORA) EDITOR/POSTING : MALVIN MA 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here