NORMALISASI KOLONG KACANG PEDANG PUBM PANGKALPINANG SIAPKAN ANGGARAN 95 MILYAR

247

Pangkal Pinang metropolisindonesia.com Dana Rp.95 Milyar gabungan dari APBD Kota Pangkalpinang dan dari Bantuan Dana Daba Provinsi Bangka Belitung, bakal digunakan untuk kegiatan Normalisasi Pengerukan Kolong Retensi Kacang Pedang dan Normalisasi Sungai Rangkui – Sungai Pedindang dan sejumlah saluran anak sungai lainnya yang berada di wilayah Kota Pangkalpinang dan telah kita siapkan dana dari APBD Kota Pangkalpinang Rp.70 Milyar.
Sedangkan untuk kegiatan peningkatan infrastruktur jalan juga telah disiapkan dana Rp.25 Milyar bersumber dari Bantuan Dana Daba Provinsi Bangka Belitung Tahun 2018. Akan kita gunakan peningkatan jalan, mulai dari status jalan aspal menjadi hotmik.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas PU Binamarga Tata Ruang, Suparlan Dulaspar : Pada MKP pekan lalu – dia menerangkan tahun 2018 pihak PU Kota Pangkalpinang akan lebih fokus permasalahan banjir. Yang selalu menjadi momok ketika musim hujan khususnya Kota Pangkalpinang ini, untuk itu akan kita lakukan pengerukan pada retensi kolong Kacang Pedang yang semakin mengalami (setmentasi) pendangkalan dan juga akan kita keruk sejumlah sungai dan anak sungai agar Pangkalpinang tidak lagi mengalami kebanjiran, dikatakan Suparlan Dulaspar.
Saat ini pihaknya telah menyiapkan berbagai keperluan untuk kegiatan tersebut, seperti kelengkapan dokumen lelang, dan keperluan lainnya. Mudah-mudahan bulan ini sudah proses lelang dan ada pemenangnya, agar kegiatan cepat terlaksana, pungkasnya.
Sementara ada beberapa warga Kota Pangkalpinang yang pemukimannya ada di bantaran Sungai Rangkui, saat dikonfirmasi koran Metropolis Indonesia, mengatakan kami sangat khawatir dengan kondisi Sungai Rangkui yang makin dangkal, apabila tiba musim hujan kami takut kena banjir, seperti 3 tahun lalu, Kota Pangkalpinang kena banjir bandang. Untuk itu, warga sangat berharap agar Pemkot Pangkalpinang lebih pro aktif ke masalah banjir ini. (Cikgu – Iwan – Babel)
Editor : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here