Ombudsman Sumsel Temukan Pelanggaran Diduga Oknum Perawat Menjual Obat Yang Semestinya Gratis Untuk Masyarakat

238

MetropolisIndonesia.com – Sungguh Miris Citra Buruk pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir yang semestinya memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal dan optimal kepada masyarakat tetapi sebaliknya, kali ini hasil temuan investigasi Ombudsman Sumsel cukup mengejutkan, seorang oknum perawat diduga menjual obat yang diketahui dari fasilitas BPJS dijual ke pasien dengan mengabaikan prosedur yang berlaku.

Hal ini diungkapkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel M. Adrian Agustiansyah, SH, M.Hum saat jumpa pers dikantornya, Selasa(10/07)

“Masih banyak sebenarnya temuan pelayanan publik yang buruk pada fasilitas dari pemerintah seperti pada bidang pendidikan, transportasi bahkan Kesehatan. Seperti kasus di Pol Bus Damri yang ternyata tidak disediakan fasilitas umum untuk penyandang dissabilitas, ini kan buruk dan tidak adil bagi mereka,” ujar Adrian.

Diakui Adrian bahwa terbaru ini ada kasus perawat rumah sakit didaerah Kabupaten Ogan Ilir yang melakukan kecurangan karena menjual obat-obatan kepada pasien tanpa melewati prosedur rumah sakit.Dikatakan Adrian, Sebelumnya Pihak Ombudsman belum lama ini telah melakukan penyelidikan dan menemukan beberapa kejanggalan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Ogan Ilir.

“Mulai dari tidak ada penjaga di unit gawat darurat, perawat yang terkesan cuek, hingga pihak manajemen RS yang lebih mendahulukan proses administrasi dari pada melakukan tindakan penyelamatan terlebih dahulu,” tegas dia.

Tak hanya itu, Tim Ombudsman dalam investigasinya menemukan pelanggaran undang undang yang dilakukan oknum perawat, diduga menjual obat yang semestinya gratis diberikan kepada masyarakat.

“yang terparah, adanya oknum yang mengatakan obat BPJS nya habis, namun bisa beli ke dia(oknum perawat),sembari menunjuk rekan perawatnya”,Ungkap Adrian

“Pihak Ombusdman telah melakukan konfirmasi langsung terkait masalah perawat yang melakukan penjualan obat tanpa melalui prosedur kepada pihak dirumah sakit tersebut. Dan saat ini tinggal bagaimana pihak RS menindak lanjuti temuan tersebut,” tambah Adrian.

Di tempat yang sama juga hadir Kepala Bidang Perencanaan RSUD Ogan Ilir Muhammad Akhyar, ketika dimintai klarifikasi

terkait hal ini menjelaskan.”Kami sangat berterima kasih atas temuan Ombusdman tentang kasus ini, kami berjanji akan menyelidiki permasalahan ini secara benar sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” terangnya.

“Kami memang sedang memperbaiki sistem yang ada sekarang sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kedepannya untuk pasien dan keluarga. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk Ombusdman atas temuan ini, sehingga menjadi referensi dalam memperbaiki sistem rumah sakit kita,” tutup Akhyar.(MI01)

Editor :Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here