Pegawai Pemprov Sumsel ke Kantor dan Pulang Tanpa Kendaraan Pribadi

167

MetropolisIndonesia.Com,Palembang – Gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum ini tidak hanya LRT, BRT tapi angkutan umum lainnya diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha yang bergerak dalam bidang transportasi umum.

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur nomor 013/SE/DISHUB/2019 tentang gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum (LRT, BRT, dan angkutan kota) berangkat ke kantor pergi pulang di wilayah kota Palembang.

Hari ini, Selasa (9/4/2019) yaitu Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan RS Ernaldi Bahar sesuai jadwal yang ada untuk gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum berjalan efektif sesuai dengan yang diharapkan.

Dari pantauan di halaman kantor Gubernur Provinsi Sumsel yang biasanya ramai terparkir kendaraan, hari ini tak terlihat satupun kendaraan parkir. Artinya ASN dan honorer di lingkungan Pemprov Sumsel menjalankan edaran yang ada.

Para tamu maupun masyarakat umum yang bertamu di Kantor Gubernur juga tak diizinkan kendarannya masuk. Karena pintu kiri dan kanan di tutup, sehingga kondisinya benar-benar steril.

Salah satu pegawai bernama Dona Pegawai Pemprov Sumsel mengatakan, bahwa ia mendukung gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum. Terlebih ia memang sudah terbiasa menggunakan angkutan umum.

“Dengan adanya gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum tentu saya dukung, karena ini juga bisa meminimalisir kemacetan,” ucapnya

Gubernur Sumsel melalui Kabag Humas Pemprov Sumsel, Iqbal Alisyahbana menyatakan gerakan sehari dalam satu bulan tanpa kendaraan umum dijalankan dan dipatuhi sesuai surat edaran dan jadwal yang telah ditentukan

“Sejak 1 April 2019 program ini dilaksanakan sesuai dengan surat edaran isinya bertujuan dan menjelaskan menegakkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mengatasi kemacetan, mengurangi polusi udara, mengoptimalkan subsidi bahan bakar dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Palembang. Serta memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana angkutan umum yang ada”, ujarnya.(Nia/Rill)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here