Pengamanan Stasiun Kertapati Diperketat Antisipasi Aksi Teror

210

Metropolisindonesia.com,Palembang — Menyikapi aksi teror yang tengah marak akhir-akhir ini, PT KAI Divisi Regional (Divre) III Palembang melakukan pengawasan dengan memperketat stasiun besar Kertapati dan stasiun keberangkatan Kereta Api lainnya yang berada di wilayah PT KAI Divre III Palembang.

Kepala PT KAI Divre III Palembang, Hendy Helmy mengatakan, pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah dan meminimalisir terhadap ancaman teror bom yang bisa berdampak pada gangguan keamanan dan keselamatan kereta api, baik sarana dan prasarana maupun seluruh orang yang berada di wilayah objek vital kereta api.

“Semua yang ada di stasiun, baik pengguna jasa kereta api maupun seluruh pegawai kereta api dan masyarakat yang berada di wilayah stasiun Kertapati dan stasiun keberangkatan lainnya harus tetap waspada dan melaporkan apabila ada orang atau benda apapun yang dianggap mencurigakan agar segera melaporkan kepada petugas yang ada di stasiun setempat atau petugas yang berwajib,” ucap Helmy, Selasa (15/5).

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, bahwa jajaran pengamanan melalukan pengawasan dan pencegahan tersebut dengan peningkatan pengamanan di stasiun Kertapati dan stasiun keberangkatan lainnya, serta disiapkan juga cermin atau mirror untuk kendaraan roda empat yang akan masuk ke stasiun atau objek vital KAI.

“Proses pemeriksaan tanda masuk juga akan lebih diperketat lagi oleh petugas KAI dengan melakukan pemeriksaan kepada penumpang serta barang bawaan. Petugas KAI juga sudah dilengkapi dengan alat pemindai detektor logam untuk meminimalisir terjadinya potensi teror di stasiun-stasiun kereta api,” terangnya.

Aida juga menambahkan, masyarakat, pengguna jasa kereta api serta petugas yang ada di stasiun juga diimbau untuk tidak takut dengan kejadian teror bom. “Jangan takut, selalu hati-hati dan terus waspada, sehingga semua dapat bersama-sama menjaga keselamatan diri sendiri maupun keselamatan kereta api,” pungkasnya.(MI09/nal)

Editor Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here