Polisi Amankan 65 Orang dan 1,5 Kilogram Sabu Gerebek Kampung Narkoba

223

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Ratusan personel gabungan dari Polrestabes Palembang dan Polda Sumsel, Minggu (11/4/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB melakukan penggerebekan di tiga tempat yang terletak di kawasan Tangga Buntung 36 Ilir. Dari tiga lokasi ini, polisi berhasil mengamankan 65 warga yang terdiri dari 59 laki laki dan 6 perempuan berikut barang bukti meliputi sabu 1,5 kg, 8 buah senjata tajam, 42 petasan, 41 bong, 1 botol cuka para, 5 timbangan digital, 2 HT, 33 Handphone, 1 unit decorder CCTV, 73 korek api, 109 buah pirek dan 2 unit mobil CRV.

Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi saat dikonfirmasi mengatakan jika penggerebekan yang melibatkan Tim gabungan Res Narkotika Polrestabes Palembang bersama Polairud dan Brimob Polda Sumsel ini telah direncanakan selama sepekan ini. Karena memang kawasan ini sulit untuk dijangkau karena dihubungkan dengan jalan lorong yang sempat serta banyak oknum yang membekingi. “Tangga Buntung ini kampung narkotika yang sudah tidak bisa disentuh. Banyak oknum-oknum yang membeking mereka,” ujarnya.

Dikatakan Andi, Dalam penggerebekan yang berlangsung selama sekitar tiga jam tersebut, Polisi sempat mendapat perlawanan dari para pengedar dan pemakai disana, beberapa orang berusaha kabur dan menghujani petugas dengan mercon. Akibat lemparan mercon itu, lokasi penggerebekan dipenuhi asap hitam. Beberapa orang memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur. “Mereka melakukan perlawanan dengan cara melempar mercon, saat asap banyak mereka berusaha kabur. Alhamdulilah dua target operasi kita berhasil diringkus” jelas Kasat.

Dijelaskan Andi, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1,5 kilogram sabu berasal dari rumah Ateng yang memang telah menjadi target operasi. Namun sayang, saat penggerebekan, tersangka Ateng berhasil kabur. Namun polisi berhasil mengamankan bandar narkotika bernama Juni dan Istri Ateng bernama Hijriah. Kedua orang ini memang masuk dalam target utama penggrebekan ini. “Sabu 1,5 kg itu kita temukan di dalam kamar, agak naik di atas plafon rumah Ateng. Ateng sempat kita kejar namun berhasil kabur. Kita berhasil mengamankan Juni dan istrinya Ateng yang bernama Hijriah, kita juga mengamankan pembantu dan anak Ateng. Saat ini Ateng sudah kita masukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujarnya.

Sementara, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Satya Putra mengatakan, penggerebekan ini berhasil dilakukan berkat bantuan masyarakat yang telah memberikan informasi. “Kita tidak dapat memerangi narkoba sendirian sehingga kita berharap bantuan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba,” ungkapnya.

Eko juga menjelaskan bahwa kegiatan di kampung ini sudah cukup lama dan meresahkan. “Kita himbau pada mereka agar menghentikan aktivitasnya, kalau tidak juga berhenti maka kita akan melakukan tindakan sesuai dengan undang-undang berlaku hingga aktifitas narkoba di wilayah kita benar-benar aman atau zero narkoba,” tegasnya.(MI0) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here