Residivis Tewas Diterjang Timah Panas

212

Palembang, metropolisindonesia.com Tindakan tegas dan terukur terpaksa diberikan petugas Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang kepada tersangka Syamsul alias Sam (30).

Pelaku terpaksa ditembak mati aparat lantaran melawan dengan menembak senjata api rakitan ke arah petugas ketika hendak dilakukan penangkapan di kediamannya di Jalan Pipa Jaya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu (25/4/2018).

Berdasarkan catatan kepolisian setidaknya ada 11 laporan polisi yang melibatkan tersangka, yang terakhir korban nya disiram oleh pelaku dengan air keras yang menyebabkan korban mengalami cacat akibat siraman air keras tersangka.

Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara mengatakan sebelum ditembak mati, sempat terjadi baku tembak antara petugas dan tersangka.

 

“Karena membahayakan petugas dan masyarakat, tindakan tegas terpaksa diberikan dengan menembak tubuhnya. Sempat kami bawa ke rumah sakit, namun ditengah perjalanan tersangka meninggal dunia,” kata Kapolresta di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Dikatakannya, dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan beserta lima butir amunisinya, satu bilah pisau dan satu buah kunci T yang sering digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

“Kami tidak segan menindak tegas setiap pelaku Curas apalagi menggunakan Senpira dari pada masyarakat dan petugas menjadi korban tindakan tegas menjadi pilihan terakhir,” bebernya. (MI01/did)

Editor : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here