Sebanyak 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung Periode 2019-2024 Dilantik

149

METROPOLISINDONESIA.COM,KABUPATEN BANDUNG – Sebanyak 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung terpilih periode 2019-2024 pada pelaksanaan pemilu 27 April 2019 lalu mengucapkan sumpah dan janji pada pelaksanaan rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Komplek Pemkab Bandung Jalan Al Fathu Soreang, Senin (26/8/2019). Pengambilan sumpah dan janji itu langsung dipandu Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung, Sihan Hatorangan.

Setelah pengucapan sumpah dan janji tersebut, langsung dilaksanakan penandatanganan SK (Surat Keputusan) Anggota DPRD Kabupaten Bandung dan penyematan pin Anggota DPRD Kabupaten Bandung.

Dalam Sambutan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang diwakili Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengatakan,  pengucapan sumpah dan janji ini merupakan amanat yang harus dilaksanakan oleh anggota DPRD Kabupaten Bandung masa jabatan 2019-2024 dengan baik.

“Sebelum melaksanakan tugas (anggota DPRD Kabupaten Bandung), melaksanakan pengucapan sumpah dan janji,” kata Dadang.

Dadang berharap, puluhan anggota DPRD Kabupaten Bandung yang baru dilantik itu, bisa melaksanakan amanah dengan jujur, adil, dan penuh keikhlasan.

Menurutnya, pemilu serentak 2019 telah berakhir, sehingga banyak catatan positif dan negatif. “Selama dalam pelaksanaannya yang mengalami kekurangan membutuhkan penyempurnaan,” katanya.

Namun secara keseluruhan pelaksanaan pemilu serentak di Indonesia, khususnya di Jawa Barat dan Kabupaten Bandung dapat dilalui dengan baik sampai pada pelaksanaan pelantikan pengucapan sumpah dan janji anggota DPRD Kabupaten Bandung ini.

“Semoga apa yang menjadi catatan selama dalam pelaksanaan pemilu serentak 2019, menjadi bahan evaluasi untuk membangun demokrasi pada pemilu mendatang,” tuturnya.

Dikatakannya, proses pemilu yang dilaksanakam dengan sakral itu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Untuk itu, para anggota DPRD Kabupaten Bandung yang baru saja mengucapkan sumpah dan janji ini mendapat amanah dari rakat yang harus dilaksanakan dengan baik.

Dadang mengatakan, banyak pekerjaan yang harus dilalui melalui pola pikir dan pola kerja, namun dalam pelaksanaannya harus sejalan dengan peraturan Undang-Undang.

“Pemerintah daerah dan DPRD menjadi kesatuan. DPRD harus melaksanakan legislasi,  penyusunan anggaran dan pengawasan. DPRD bagian dari pemeirntah daerah, dan harus mengawasi pemerintah daerah,” tuturnya.

Menurutnya, dengan adanya pengambilan sumpah dan janji ini, bertujuan mensejahterakan kehidupan masyarakat. Dalam melaksanakan pekerjaan itu perlu pengabdian.

“Kita harus mengutamakan kepentingan rakyat. Kita perlu memaksimalkan waktu untuk bertanya dan berdialog dengan rakyat,” harapnya.

Disamping itu, lanjutnya, dalam menjalankan tugas, anggota DPRD Kabupaten Bandung bisa memanfaatkan media teknologi melalui media sosial. “Harus memaksimalkan perannya, di antaranya penyusunan anggaran untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Kami percaya, mereka memiliki integritas,” katanya.

Ia pun berharap, fungsi pengawasan bisa dilaksanakan secara efektif dan objektif serta dibarengi dengan niat tulus. Tentunya dalam pelaksanaannya melalui proses kontrol yang seimbang.

“Kita harus semangat dan bersinergi dalam program pembangunan yang dilaksanakan Provinsi Jabar dan pusat,” katanya.(Bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here