SIDAK : Seklurnya Jarang Ngantor, Lurah Talang Aman Kerja Sendiri

106

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa temukan lagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya sebagai Abdi Masyarakat.

Temuan tersebut, setelah dilakukan inspeksi mendadak (Sidak) di kantor kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning. Dalam sidak kali ini, orang nomor satu diblingkungan ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tersebut, mendapati sejumlah staf dan pejabat kelurahan Talang Aman, seperti Sekretaris Lurah (Seklur) Talang Aman, Merry Kustanti, Kasi PMK, Ice Aprisa dan staf kelurahan bernama Herawati, tidak berada ditempat saat jam kerja.

“Usai menjenguk warga yang sakit di Lorong Suka Darma IV yang mengidap penyakit Tumor di leher, kita mengunjungi kantor Lurah Talang Aman, tapi yang kita temukan hanya Lurah, beberapa staf dan yang magang. Tiga orang ASN salah satunya Seklur, tidak berada ditempat saat jam kerja,” ungkap Dewa kepada infosumsel.ID, Kamis (18/2/2021).

Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Penyembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Kota Palembang ini, sangat menyayangkan masih menemukan ASN yang tidak berada ditempat saat jam kerja.

“Seharusnya saat masih jam kerja, semua petugas kelurahan standby,” ungkapnya.

Dewa memastikan apa yang menjadi temuan hari ini, akan menjadi bahan evaluasi terhadap ketiga ASN di kelurahan tersebut. Apalagi, pimpinan dalam hal ini Lurah mengaku, telah memberikan sanksi teguran cukup sering.

“Merela beberapa kali diberikan teguran, tapi malahan Lurahnya yang dimusuhi. Saya sudah meminta BK-PSDM untuk memberikan sanksi bagi mereka yang tidak disiplin,” tuturnya.

Kedepan, Dewa akan terus melakukan pantauan terhadap kantor-kantor kelurahan dan kecamatan. Bagi yang tidak disiplin, maka Pemkot Palembang tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi, sampai sanksi terberat berupa pemberhentian.

“Beberapa tahun terakhir sudah banyak ASN yang sering bolos dan tidak disiplin kita berikan sanksi. Bahkan ada ASN yang diberhentikan,” tegasnya.

Saat ini BKPSDM Kota Palembang telah membuat aturan yang melalui aplikasi baru dan tinggal penerapannya saja. Jadi nantinya monitoring akan terkoneksi langsung ke pimpinan.

“Selama ini baru sebatas finger print dan laporan dari lurah ke kecamatan. Namun sebenarnya kembali lagi pada kejujuran dari ASN sendiri. Paling penting dari hasil kinerja juga harus dilihat,” tandasnya.

Sementara itu, Kurang Talang Aman, Virgiyanti membenarkan jika pegawainya tersebut jarang masuk kantor. Setidaknya dalam lima hari kerja ada dua hari tidak masuk kerja dengan alasan beragam.

“Beberapa kali saya panggil dan tegur, tapi malah mereka seperti tidak terima,” ujarnya.(NIA) EDITOR/POSTING : MALVIN MA¬†

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here