SPJ Dana BOS SDN Kayuagung Direkayasa Diduga Kepala UPTD Terima Setoran

558

metropolisindonesia.com,Kayuagung OKI – Program Pemerintah Pusat maupun Provinsi Sumatera Selatan Untuk Mempercepat Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terkesan tidak Berjalan Semestinya Di Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.Karena Hampir Seluruh Sekolah Dasar Negeri (SDN) Se – Kecamatan Kayuagung,Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) direkayasa,Pasalnya anggaran tidak sesuai dengan Item di mark UP dan banyak Kwitansinya yang hanya di buat oleh kepala sekolah dengan mengunakan cap palsu dan dengan ini diduga Kepala UPTD Kayuagung terima setoran.
“ ya memang benar hasil pantauan kami di lapangan banyak SPJ BOS di rekayasa,karena banyak kepala sekolah membuat kwitansi mengunakan cap palsu,cap yang di miliki kepala sekolah lebih dari satu,inilah akibat kalau ada setoran,sedangkan bendahara bos tidak di fungsikan semua keputusan ada di kepala sekolah”Ujar Ketua LSM BARAK INDONESIA SUMSEL Malvin Mamora Baraf didampingi Didiansyah Ketua LSM FOKER SUMSEL saat di wawancarai koran Metropolis Indonesia.
Dikatakanya Kalau seperti ini bagaimana sekolah mau maju anggaran dana bos saja di gunakan kepentingan pribadi kepala sekolah.
“Kami berharap Kepada Kepala Dinas Pendidikan OKI Bapak H.Masherdata Musa,i dan para Penegak hukum agar dapat Permasalahan ini di tindak lanjuti sesuai dengan Undang – undang Tipikor”Terangnya
Sementara di tempat terpisah salah satu Kepsek SDN di kayuagung yang enggan di sebutkan namanya mengaku kalau kita tidak ikuti permainan maka kita akan di lengser menjadi kepala sekolah,jadi kita mau ambilkan uang dari mana kalau bukan dari dana bos terpaksa kita buat SPJ Bos rekayasa.
“dek kita ini orang timur jadi wajar kalau kita setor kepada atasan (UPTD – Red)bahkan sampai kedinas “akunya
Hal senada dikatakan Kepsek di daerah yang sama,menerangkan Kalau dirinya setiap pencairan dana bos selalu setor dengan alasan uang rokok kalau tidak begitu jabatan saya terancam,atau setiap urusan tidak di perlancar.
“Benar nian dek kalau cair Dana bos saya ngasih uang kalau tidak seperti itu ,pasti tidak lama menjadi kepsek”terangnya.
Ketika di konfirmasi Kepala UPTD Kayuagung,Gusjang .S.Pd tidak bisa di temui,malah yang menemui orang suruhanya .(Tim Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here