Metropolisindonesia.com,Bandung – Pada Tanggal 25 november 2018. Sebagai bukti cinta terhadap negeri Ormas Agotax 1968 menggelar turnamen sepak bola kelompok usia 11 & 12 tahun bertajuk AGOTAX FOOTBALL FESTIVAL (AFF) 2018,  turnamen tersebut dilaksanakan di 10 kota besar di Indonesia diantaranya Palembang,Pekanbaru,Padang,Bandung, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Blitar, Surabaya & Bali.
Pelaksanaan dimulai dari bulan september hingga puncaknya final nasional digelar 25 november 2018 di stadion siliwangi, sebanyak 2 tim dari kelompok usia 11 dan 12 tahun mewakili kotanya masing-masing untuk tampil di final nasional yang digelar sejak pagi pukul 07.00 Wib diawali dengan coaching klinik dari ambasador AFF Yaitu legenda Timnas & Persib Zaenal Arief dan Suwitha Patah, dilanjutkan dengan pertandingan penyisihan hingga grand final yang akhirnya dimenangkan oleh tim R SOCCER TRAINING CAMP (Tanggerang) sebagai juara pertama KU-11 setelah mengalahkan lawanya AM Blitar melalui Adu penalty,sementara diperebutan peringkat tiga dimenangkan oleh Tim SevenThree (Bandung). Di KU 12 terjadi persaingan sengit antara ke empat tim semifinalis di antaranya ERLANGGA FC (Jakarta), PERSAP Ciparay (Bandung), Benteng Muda (Surabaya) dan Stamfort Fc (Malang) dikarenakan kondisi Force Majeur dan sudah tidak memungkinkan untuk melakukan pertandingan maka dgn kesepakatan semua tim dan panitia untuk KU 12 tampil sebagai Juara 1 Bersama ERLANGGA FC & STAMFORT FC sementara diperingkat 3 BENTENG MUDA & PERSAP CIPARAY.
“gelaran AFF ini sangat bagus dan harapan kami mudah2an bisa rutin digelar tiap tahun agar bisa mengasah pengalaman berkompetisi pemain pemain usia dini, dan semoga akan semakin banyak kota yang berpartisipasi sehingga bisa semakin meriah”, tutur salah satu pesert dari Padang PUTRA BRANDONG FC.
Sementara itu menurut ketua panitia Agotax Football Festival (AFF) 2018 yang menjabat sebagai Sekjen Ormas Agotax 1968 M Alan Wildhan Chandra S.Ikom “Tujuan kita menggelar event atau kegiatan ini adalah sebagai bentuk tufoksi kita sebagai organisasi kemasyarakatan yang peduli terhadap negeri,mudah2an kedepanya bisa turut andil menciptakan Pesepakbola Nasional yang bisa membanggakan Indonesia, selain mengenalkan Agotax juga AFF ini merupakan bukti keseriusan kita dalam merubah paradigma ormas yang sekarang negatif mungkin di mata masyarakat, sepakbola adalah alat pemersatu bangsa yang tidak memandang golongan dan tingkatan, kami akan selalu berkomitmen memberikan yang terbaik untuk bangsa”
Ormas Agotax 1968 sendiri mempunyai beberapa divisi dibidang olahraga selain di bidang sepakbola, ada juga di bidang seni beladiri dan balap,yang terdekat ormas yang berlogokan Tengkorak ini akan menggelar Road Race tingkat provinsi yang akan diselenggarakan di Sumedang.(M.Dani/Budi R) Editor/Posting : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here