Dana Hibah Pariwisata 13 Milyar harus dikembalikan ke Pemerintah Pusat

80

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Digelontorkan dana hibah sebesar 21 milyar dari pusat untuk Hotel dan restoran,ternyata yang terelisasi hanya 8 milyar.

Hal ini diungkapkan Ketua Perhimpuan Hotel dan Restoran (PHRI) Sumatera Selatan Herlan Asfiudin, ketika di bincangi di hotel amaris Senin (11/01/2021) mengungkapkan bahwa benar telah diterima dana hibah dari pusat sebesar 21 milyar,namun sangat disayangkan dana tersebut harus dikembalikan sebesar 13 milyar ke pusat lagi.

Sedangkan dimasa pandemi covid hotel dan restoran sangat membutuhkan suntikan dana,agar mereka tetap beroperasional ujarnya.

Sangat di sayangkan,mengapa dana tersebut harus kembali ke pusat.Sementara pihak dinas pariwisata yang menerima pengelolaan gelontoran dana tersebut, sampai saat ini masih bungkam.
Ada apa, kita pun sampai saat ini tidak mengetahuinya ujar Babe Herlan sapaan akrab Ketua PHRI.

Dana yang seharusnya bisa membantu hotel dan restoran untuk tetap berjalan, ternyata hanya jadi impian bagi hotel yang tidak menerima dana ini,karena tidak semua hotel mendapatkannya.

Alasannya tidak jelas,tapi menurut babe Herlan ,”seharusnya semua hotel dan restoran yang telah membayar pajak dan ikut menyumbang buat kenaikan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) mendapatkan dana hibah ini untuk nominalnya kan bisa di atur ” jelas Herlan.

Sementara itu Meneger Hotel Amaris Filifi ditempat yang sama membenarkan ,kalau hotel Amaris telah menerima dana hibah yang kisaran rupiahnya dirahasiakan.
Bantuan dana hibah ini digunakan untuk membayar gaji karyawan,yang saat ini berjumlah 44 orang dan juga membayar piutang ke Vendor ungkapnya.

Hotel amaris merupakan hotel bintang 2 yang ada di Kota Palembang yang memiliki 180 kamar hotel.

Filifi menambahkan , selama masa pandemi sempat dua bulan tutup namun sekarang telah beroperasional seperti biasa,untuk gaji karyawanpun telah terbayar semua jelasnya.

Harapan kedepan menurut meneger Amaris ini,nantinya kalau akan ada dana hibah lagi ,agar waktunya jangan terlalu mepet artinya waktu pencairan dan penyerapan lebih lama,sehingga nantinya rencana anggaran bisa tereliasasi lebih baik lagi tandasnya.(yanti97) EDITOR/POSTING : MALVIN MA 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here