MetropolisIndonesia.com,Kayuagung – Akhirnya Ahim dijemput paksa Tim Unit Tipikor Polres OKI guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, hampir satu tahun kasus ini berjalan terkait kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2016-2017 tersangka Kepala Desa Gajah Makmur Ahim .Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel.

Yang di laporkan masyarakat kepada pihak Tipikor Polres OKI mendapatkan tanggapan serius ,hal tersebut berdasarkan data yang di dapat sejak dari Dana Desa (DD) TA 2016-2017 senilai Rp.650 Juta

Menangapi adanya laporan tersebut Satuan Unit Tipikor Polres OKI ,akhirnya menjemput paksa kepala Desa Gajah Makmur Ahim di kediamanya untuk di mintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan korupsi Dana Desa TA 2016-2017,kamis malam (23/11). Sementara ini Kepala Desa Gajah Makmur Ahim sedang di amankan di Mapolres OKI untuk di minta keterangan lebih lanjut.

Adapun laporan yang di lakukan kepala Desa ahim ialah,mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan masyarakat tidak pernah dilibatkan, kalaupun dilibatkan atau rapat hanyalah perangkat desa atau kerabatnya saja,” ungkap masyarakat desa gajah makmur yang namanya minta di rahasiakan.

Lebih lanjut berdasarkan data yang di dapat oleh anggota komite pemberantasan korupsi OKI atas tindak pidana korupsi yang di lakukan kepala Desa Gajah Makmur Ahim itu sendiri terjadi pada pembangunan Puskesmas Pembantu senilai Rp.51 Juta yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan, kemudian anggaran Pengadaan alat kesenian yang terindikasi pada penyelewengan dari anggaran Rp.100 Juta hanya dibelanjakan Rp.70 Juta, lalu pembangunan ruas jalan dari Dusun I dan III sepanjang 2.500 meter, hanya dikerjakan 1.400 meter saja, untuk jalan yang dianggarkan Rp300 juta.

Ditambahkan dengan hasil pengecekan langsung baik oleh Unit Tipikor Polres OKI pada tanggal 24 April 2018 dan Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) tanggal 29 Agustus 2018. kepala Desa Ahim mengakui atas dugaan korupsi yang dikenakan padanya.

Dari hasil cros check Unit Tipikor Polres OKI dan BPKP di lapangan juga terindikasi telah terjadi dugaan kerugian Negara ratusan juta.(MI01) Editor/Posting : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here