Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Pembunuhan Anggota TNI AD di Bangka Tengah

240

Metropolisindonesia.com,Pangkal Pinang Polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan anggota TNI AD yang mayatnya ditemukan di Dusun Merengkan, Desa Benteng, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Sabtu, 7 April 2018, malam. Saat ini tersangka sudah berada di Mapolda Babel untuk diperiksa terkait motif pembunuhan yang dilakukannya tersebut.

Meksi Irawan alias Yanto (23) warga Dusun Serdang III, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, diringkus Tim Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung Senin (9/4/2018) siang. Yanto diketahui sebagai pelaku pembunuhan anggota TNI AD yang bertugas di Korem 045/Gaya, Sertu Hermanto, yang mayatnya ditemukan di tengah permukiman warga, Sabtu malam lalu.

“Tersangka ditangkap tadi siang sekitar pukul 11.00 WIB oleh anggota Jatanras saat bersembunyi di hutan. Saat ini tersangka sudah berada di Mapolda Babel untuk menjalani pemeriksaan. Rencana pelaku akan diamankan di sel tahanan Mako Brimob,” ujar Kapolda kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Syaiful Zachri, sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (9/4/2018).

Syaiful mengatakan, saat ini petugas masih meminta keterangan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk untuk mengetahui apa motif yang mendasari pelaku hingga melakukan pembunuhan tersebut. “Sementara ini baru satu orang yang ditangkap dan diduga pelaku tunggal,” ucapnya.

Menurut Kapolda, pihaknya sempat menghadapi kendala saat akan menangkap pelaku. Pasalnya, pelaku kerap berpindah-pindah tempat setiap kali mengetahui keberadaannya diketahui polisi. “Namun berkat kesigapan anggota, lokasi pelaku terdeteksi dan langsung dilakukan penangkapan,” katanya.

Komandan Korem 045 Garuda Jaya Bangka Belitung, Kolonel Abdurrahman sangat berterima kasih atas kerja keras kepolisian dalam mengungkap kasus dan menangkap pelaku pembunuhan anggotanya.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polda Bangka Belitung dan mendapat dukungan sepenuhnya dari Kapolda beserta jajarannya. Kami berterima kasih kepada kepolisian. Untuk proses selanjutnya, karena pelakunya adalah masyarakat sipil, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkapkan kasus ini,” kata. Abdurrahman.

Dia meminta anggota Korem dan jajaran agar tetap tenang untuk memberi kesempatan kepada kepolisian menjalankan tugasnya melakukan proses hukum kepada pelaku. “Harapan kami kasus ini dapat terungkap sesuai dengan fakta dan bukti yang ada. Kepada anggota jajaran Korem 045/Gaya tetap saya perintahkan untuk tenang dan memberi waktu serta dukungan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian untuk bekerja dengan baik,” ujarnya.(Cek Guh)

Editor : Malvin Mamora Baraf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here