PWI Sumsel Sukses Gelar Ngopi COW

76

METROPOLISINDONESIA.COM,PALEMBANG – Bertempat di Jalan Supeno No. 11 Palembang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) sukses menggelar diskusi ngobrol pintar (Ngopi) caro wartawan (COW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) Sabtu (26/09) malam, pukul 19.00 Wib di Kedai Ngopi COW.

Diskusi yang mengangkat tema ‘Nasib Pilkada 9 Desember 2020 di Tengah Covid-19’ ini menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi, Komandan Korem (Danrem) 044 /Garuda Dempo Palembang Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP., S.Sos, dan Psikolog Prof Dr dr RGU Bambang Harijanto MKes MSi Cht CPHCM SpKj (K).

Diskusi Ngopi Cow yang dimoderasi oleh Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar S.Pd., M.Si., berlangsung dalam suasana penuh kehangatan interaktif dari narasumber dan peserta.

Ketua KPU Sumsel Dra Kelly Mariana, saat memulai diskusi mengatakan bahwa Pilkada di Sumsel tetap berjalan sesuai tahapan.

“Saat ini tanggal 25 September 2020 sudah masuk tahapan kampanye, secara teknis perubahan terkait pelaksanaan pilkada di saat masa Pandemi Covid-19 terus terupdate, walaupun tidak bisa seratus persen bertemu tatap muka namun segala informasi bisa melalui website resmi KPU Sumsel,” ungkapnya.

Kelly menjelaskan bahwa pilkada saat ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan ( Protokes) yang mesti dijalankan untuk mencegah penularan Virus Covid-19.”

Nara Sumber Komandan Korem (Danrem) 044 /Garuda Dempo Palembang Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP., S.Sos., menegaskan bahwa “Pilkada tetap berjalan sesuai tahapan, pihaknya tetap akan ikut mengamankan pilkada agar berjalan dengan kondusif,”

“Kami siap amankan Pilkada dan kami ingin pilkada ini berjalan dengan kondusif dan aman,” katanya.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi, mengatakan bahwa “ada hal yang ekstra mesti dilakukan oleh Bawaslu terkait pengawasan dalam pelaksanaan pilkada 2020 yang masih dalam masa Pandemi Covid-19,“Jadi, pengawasan kita tidak hanya pada pertemuan tatap muka yang telah diatur sedemikian rupa dengan Protokes yang ketat, dan juga kami prediksi para calon akan lebih banyak menggunakan pola door to door dan ini dalam pengawasan akan lebih ekstra,” katanya.

Sementara itu, Psikolog Prof Dr dr RGU Bambang Harijanto MKes MSi Cht CPHCM SpKj (K) mengatakan bahwa “Pendapat saya sebagai psikolog dan psikiater, Pilkada 2020 tetap berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan, menjaga hati dan perasaan bahagia serta mengalihkan perhatian dan fokus dr covid 19 menuju kesehatan jiwa dan raga, Jika hal ini diperhatikan dan didukung oleh pihak terkait maka prosentase pemilih pada pesta demokrasi 2020 tidak akan menurun.”(NOVI) EDITOR/POSTING : MALVIN MA 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here